Sejarah Tuhan karya Karen ArmstrongSejarah Tuhan karya Karen Armstrong-Sebenarnya  apa yang diajukan Armstrong bukanlah ide baru. Tapi di tengah trend cara beragama yang cenderung “mekanis”, tulisan Armstrong menawarkan khasanah segar yang bisa menjelaskan dua fenomena keberagamaan yang saat ini terjadi. Dan dua fenomena inilah yang sedang naik daun berkonflik. Mereka adalah kelompok fundamentalis agama dan kelompok militan ateis. Meski keduanya bertentangan satu sama lain, namun sebenarnya kelompok fundamentalis agama maupun militan ateis memiliki pola pikir serupa.  Pertama, memahami agama dengan menitik-beratkan pada logika dan Kedua, memahami agama secara literal.

Karen Armstrong yang dulu adalah seorang biarawati dan kemudian meninggalkan ordo nya, kini lebih terkenal sebagai pemerhati dan komentator agama-agama dunia. Sudah banyak buku yang ia tulis yang mengangkat tema keagamaan dan juga biografi tokoh agama seperti Nabi Muhammad dan Sidharta Gautama. Kali ini dalam Sejarah Tuhan (gold edition diterbitkan Mizan tahun 2012) Armstrong membahas dengan lugas, secara gamblang namun mudah dipahami tentang tiga agama monotheis terbesar di dunia: Yahudi, Kristen dan Islam.

Sejarah Tuhan karya Karen Armstrong

Dalam bab pendahuluan ada secuil kisah ketika Armstrong berada dalam sebuah ordo Katolik dan keluarnya dari ini yang melatarbelakangi ia menulis Sejarah Tuhan. Cerita ini menjadi awal yang menarik dan juga pembukaan dari pembahasan yang panjang dan padat akan buku ini. Bab-bab berikutnya adalah komentar Armstrong tentang sejarah “pencarian Tuhan” yang bermula dari agama-agama politheisme Mesopotamia dan bagaimana keyakinan mereka bersinergi dengan kisah pencarian Tuhan oleh Abraham dan sejarah awal Yudaisme. Pembahasan kemudian berlanjut dalam sejarah iman Kristiani dan bagaimana konsepsi Trinitas menjadi diterima dalam keyakinan Kristen. Agama terakhir yang dibahas adalah Islam dan hubungan agama yang dibawa Rasulullah ini terhadap 2 agama sebelumnya.

Tak hanya tentang sejarah Tuhan yang muncul dalam Yahudi, Kristen dan Islam saja namun Armstrong juga membahas tentang perkembangan spritualisme dalam ketiga agama tersebut terutama dalam hal filsafat dan mistikisme. Menariknya Armstrong menerangkan bahwa sufisme Islam mempengaruhi juga Kabbalah Yahudi. Terakhir Armstrong memberikan penjelasan tentang wajah ketuhanan yang baru dalam era Pencerahan, fundamentalis dan revolusi modern. Hal ini ditutup dengan komentarnya tentang bagaimana nasib Tuhan dan agama di masa sekarang.

Armstrong dalam bukunya memberikan pemahaman yang lebih luas akan sejarah agama samawi. Sangat seru untuk jadi bahan diskusi. Buku yang patut dibaca semua orang agar menyegarkan kita kembali tentang makna sejarah atas ketuhanan itu sendiri dan bagaimana lika liku perkembangan agama di dunia.

 

DOWNLOAD GRATIS!

 

[indeed-social-locker sm_list=’fb,tw,li,’ sm_template=’ism_template_1′ sm_list_align=’horizontal’ sm_display_counts=’false’ sm_display_full_name=’true’ unlock_type=1 locker_template=6 sm_d_text=’

Content ini Terkunci

Bagikan Halaman Ini Untuk Membuka Kuncinya!‘ ism_overlock=’default’ ]

pasif income mahasiswa
[/indeed-social-locker]

Share This

Share This

Share this post with your friends!